jump to navigation

Ranjau Paku !!! Mau sampai kapan? Apa Motif Pelakunya? Siapa yang diuntungkan ? January 10, 2012

Posted by aaikhwan in : Serba Berita , trackback

Assalamu’alaikum

Relawan menyapu ranjau paku - Flyover Roxy

Sudah banyak korban akibat ranjau paku, sudah banyak diberitakan pula di media2 nasional baik cetak, elektronik dam sebagainya, bahkan sempat pula salah satu pelaku yang tertangkap di wilayah Daan Mogot, pelakunya bonyok, motor pelaku pun di bakar sebagai ungkapan kekesalan masyarakat terhadap aksi pelaku.

Tapi sampai detik ini pun, ranjau paku tersebut tetap ada bahkan semakin menjadi-jadi, Aa Ikhwan Blog saat berangkat kerja melalui Jalan KH. Hasyim Ashari di mana jalan ini memang termasuk daerah rawan ranjau paku, Aa Ikhwan Blog menyempatkan diri melihat beberapa sukarelawan yang begitu rajin setiap hari membersihkan atau menyapu ranjau paku di jalanan.

Sukarelawan penyapu ranjau paku - Fly over Roxy

Kira-kira sampai kapan kita terutama biker menjadi korban dengan ranjau paku ini, hampir setiap hari Aa Ikhwan Blog melihat biker yang menuntun motornya karena bocor di sekitaran Jl. KH. Hasyim Ashari tersebut, kalau Aa Ikhwan Blog perhatikan paku2 yang ditebar itu merupakan paku2 baru dan bersih, berarti nih pelaku modal juga ya buat menebar paku2 baru ini :D.

Motif pelaku penebar ranjau paku ini mesti diselidiki, dan Aa Ikhwan blog yakin aparat berwenang mungkin sudah menyelidikinya cuma belum goal aja penyelesaiannya :D, dan juga perlu diselidiki selain motif dari pelaku ini kira2 siapa yang diuntungkan dengan adanya ranjau paku ini, Aa Ikhwan Blog bukannya menuduh langsung para tukang2 tambal ban di pinggir jalan karena masih banyak tukang tambal ban yang mencari nafkah dengan cara yang halal, dan memang dalam kasus ini sepertinya pelaku memang harus tertangkap basah sedang melakukan aksinya, sehingga bisa dicari benang merahnya 😀

Masyarakat sudah kepalang tanggung dan berfikir mungkin ini kerjaanya si tukang tambal ban nih supaya laku lapak tambal bannya, hmmm gak salah juga masyarakat berfikir ke arah situ manusiawi menurut Aa Ikhwan Blog, tapi pernah sepintas terfikir saat Aa Ikhwan Blog dahulu sering kena ranjau paku akhirnya si merah beralih menggunakan ban tubeless dan yang pastinya penjual ban tubeless laku donk :D, tapi tetap saja ada paku yang dimodif sedemikian rupa agar bisa merusak ban tubeless 😀 dan Aa Ikhwan pun pernah menjadi korbannya silahkan baca di sini

Biarlah pihak berwenang melakukan pekerjaannya menyelesaikan kasus tebar ranjau paku ini, dan salut buat para relawan yang menyempatkan diri untuk membersihkan ranjau paku tersebut, kita sebagai pengendara mesti waspada walaupun sulit karena ranjau paku bukan hanya ada di pinggir jalan tapi di tengah jalan pun ditebar.

Semoga berguna dan hati2 selalu di jalan serta waspada

Wassalam

Aa Ikhwan

Comments»

1. tovavanjava - 10/01/2012

tidak ada orang yg lebih diuntungkan selain tukang tambal ban..!!! 😀

2. Aa Ikhwan - 10/01/2012

^tovavanjava : tapi susah ngebuktiinnya harus ketangkep basah, baru dah dia bernyanyi siapa aja komplotannya 😀

3. andhi_125 - 10/01/2012

jan kurang ajar tenan si penebar paku ini…senang kalo orang lain susah dan sebaliknya…golek sandang pangan mbok kerjo sing nggenah 👿

4. Aa Ikhwan - 10/01/2012

^andhi_125 : yah begitulah masbro…

5. learningfromlives - 10/01/2012

jangan jangan ada sindikatnya kang..perlu ditelusuri,

http://learningfromlives.wordpress.com/2012/01/10/nikmatnya-bertaubat/

6. Aa Ikhwan - 10/01/2012

^learningfromlives: bisa jadi masbro,.pdhal sudah ada yg ketangkep mestinya sih sudah bernyani tp mungkin laindaerah lain komplotannya

7. Dr.Feelgood - 11/01/2012

semoga orang yg membuat kezaliman bagi orang lain, akan mendapat balasan yg setimpal atas kesalahan dan dosa2nya. amin.

8. Aa Ikhwan - 12/01/2012

^Dr. Feelgood : amin… semoga jg mreka bertobat n menyerahkan diri.

9. Ban Dalam Serep « Aa Ikhwan Blog - 13/06/2012

[…] http://aaikhwan.wordpress.com/2012/01/10/ranjau-paku-mau-sampai-kapan-apa-motif-pelakunya-siapa-yang… […]

10. Tambal Ban Antri 7 Motor | Aa Ikhwan Blog - 10/04/2013

[…] Ranjau Paku, Mau sampai kapan ? […]


%d bloggers like this: