Assalamu’alaikum

Dua minggu yang lalu tepatnya di hari minggu, Aa bersama tetangga sekitar yang kebetulan masuk area gang buntu di Perumahan melakukan kerja bakti membongkar jembatan yang sekaligus selokan di bawahnya pas di ujung masuk gang buntu. Sebelumnya malam minggu Aa sudah dimintai sumbangan sesuai kesepakatan bersama kepala keluarga di gang buntu sebesar Rp 100.000,- kalau ada yang mau kasih lebih tidak masalah 😀 , sekedar info jumlah KK di gang buntu tersebut kurang lebih 30KK.

Aa sendiri tidak tahu kalau kerja baktinya minggu pagi, kebetulan saat itu Aa bersama istri mau pergi di pagi hari dan kaget sudah ada kegiatan kerja bakti untuk membongkar jembatan tersebut, ya sudah Aa izin dahulu sampai nanti setelah sholat Zuhur baru Aa ikut bergabung 😀 . Boleh di bilang gang buntu tersebut memang agak rendah daripada jalanan utama di Perumahan, sehingga air lebih banyak menggenang di gang buntu saat hujan deras, walaupun langsung surut saat hujan berangsur reda. Rumah Aa sendiri saja sudah Aa naikkan lantainya kurang lebih setengah meter :mrgreen: .

Kebetulan Aa kadang mendokumentasikan beberapa kegiatan di sini, sehingga mandor proyek menyuruh Aa mendokumentasikan kegiatan ini, walau sebentar-sebentar cuci tangan untuk mendokumentasikannya, lalu kerja bakti lagi lau cuci tangan lagi untuk dokumentasi 😀 . Selokan yang lama di bongkar dan diperlebar dan juga nantinya akan ditinggikan sisi-sisi selokan yang sebelumnya rendah sehingga aliran air tidak lancar, belum lagi kalau ada sampah yang ikut hanyut akan susah dibersihkan kalau selokan rendah.

Masing-masing warga memiliki tugas tersendiri, Aa kebagian mengoper batu kerikil atau sirtu ke bagian pengaduk pasir dan semen, karena kebetulan lokasi pasir dan kerikil agak berjauhan sehingga harus diangkat secara estafet supaya cepat, begitu pula saat proses pengecorannya estafet adukan pun dilakukan secara terus menerus untuk mengisi penuh cetakan pondasi selokan.

Kebetulan ada tetangga yang jago nukang, sehingga bisa mempercepat pekerjaan ini beliau yang merakit cetakan untuk cor dinding selokan, yang lainnya termasuk Aa membantu merakit besi untuk bagian atas selokan alias untuk coran jembatannya nanti.

Dengan dana terbatas, dibantu orang yang ngerti dunia pertukangan pekerjaan kerja bakti ini terbilang lancar walau keringat bercucuran tangan panas kena semen, dan lain halnya namun semua itu dilakukan dengan asik secara gotong royong 😀 . kerja bakti ini distop beberapa kali seperti saat Ashar, Maghrib dan juga Isya, bisa dihitung Aa mandi beberapa kali tuh 😆 , gotong royong ini memang serba nanggung jadi daripada nanggung sekalian saja dibereskan cor selokan beserta cor jembatannya sekaligus hari itu juga makanya setelah Isya pun masih dilanjutkan proses pengecorannya terutama bagian jembatannya, kalau yang dinding selokan sudah sejak sore dicor.

Proyek beberapa hari diselesaikan langsung dalam sehari :mrgreen: , Aa pun pamit jam 21.30 karena sudah terasa kelelahan di smaping esok pagi harus kerja lagi, sementara tetangga yang lainnya yang memang wirausaha melanjutkan sampai selesai kira-kira jam 11 malam. Badan pun terasa ngilu di setiap persendian otot maklum umur sudah tua 😆 , saat subuh pun Aa melihat jembatan sudah jadi walau masih di tutup sehingga untuk mobil tidak bisa lewat.

Oya selain bapak-bapak yang kerja bakti, para wanita pun ikut membantu dengan menyediakan makanan kecil, serta minuman agar tetap semangat kerja baktinya.

Sebetulnya area gang buntu Aa ini akan segera di paving block dari pemerintah setempat, namun belum terealisasikan karena lebih utama jalan utamanya dahuu yang dipaving block, rencanyanya bulan April depan akan dipaving block, sebelumnya hanya dicor swadaya masyarakat gang buntu.

berikut video singkat saat gotong royong berlangsung 😀

Semoga bermanfaat, bagaimana kerja bakti atau gotong royong di tempat kawan-kawan? pasti seru ya 😀

Wassalamu’alaikum

Aa Ikhwan