Assalamu’alaikum

Tanggal 1 Januari 2017 yang lalu orang tua Aa (Ibu) ingin jalan-jalan bersama anak dan cucunya, beliau sudah menelpon Aa sejak hari sabtu 31 Desember 2016 dan berkeinginan jalan-jalan dengan tujuan ke Ragunan, wah ragunan ya hmm sejenak sempat mau interupsi karena tahun lalu sudah main ke sana juga, tapi barangkali ingin ke sana lagi dengan cucu paling kecilnya 😀 .

Kalaupun Aa jadi interupsi barangkali tujuan liburan bisa di dekat rumah di Tangerang, bisa ke Taman Scientia Park di Serpong atau tempat lainnya yang tidak terlalu jauh,..namun keputusan tetap bulat yakni ke ragunan hari minggu tepat tanggal 1 Januari 2017, segera kita mencari omprengan untuk jalan-jalan ke sana :D. Perjalanan cukup lancar, berangkat dari rumah orang tua jam 8 pagi, namun menjelang perempatan ragunan di jalan Simatupang, arus lalu lintas ke Ragunan di tutup sehingga dari perempatan ragunan tidak bisa belok ke kanan harus lurus dahulu dan memutar balik, lalu sang sopir setelah putar balik melewati jalan cilandak menuju ke pintu masuk ragunan, dan jalanan ini pun cukup padat kendaraan baik roda dua maupun roda empat, singkat cerita Aa dan keluarga bisa tembus masuk pintu gerbang ragunan, dan segera mencari tempat parkir yang juga terlihat sudah padat ramai, sudah firasat gak enak saat tiba karena kendaraan roda empat seperti tidak ada habisnya memasuki area ragunan.

Setelah parkir kami sekeluarga istirahat sejenak menikmati makan siang yang memang sudah dibawa dari rumah dan disiapkan oleh Ibunda tercinta, jam waktu itu kira-kira pukul 10 pagi lewat sedikit namun matahari memang cukup terik, sambil menikmati makan siang keponakan menyempatkan diri melihat hewan Gajah yang memang tidak jauh dari tempat kami istirahat.

Ibu

Selesai makan kami jalan-jalan di dalam, namun apa daya yang Aa lihat malahan penumpukkan manusia di dalam ragunan, terkesan hewan yang melihat manusia ketimbang kita manusia yang melihat mereka 😀 , benar-benar padat manusia di dalam sana.

ragunan ramai macet

Jadi prediksi warga Jakarta banyak yang liburan ke luar kota tidak semuanya benar :mrgreen: , masih banyak warga Jakarta yang diam di Jakarta, atau memang juga banyak pengunjung dari luar kota Jakarta seperti Aa sendiri yang dari Tangerang 😀 . Melihat keramaian tersebut, Aa bilang ke Ibu kita pulang aja, cari tempat lain yang bagus ke Serpong aja ke Scientia Park, Ibu setuju dan yang lain pun mengiyakan langsung saja kita jalan pulang menuju parkiran omprengan dan itu pun tidak bisa langsung pulang karena di belakang omprengan ada keluarga yang sedang menyantap hidangan yang tentunya kendaraan tidak bisa keluar dan dengan sabar menunggu mereka makan sampai selesai 😀 .

Dan betul saja kemacetan yang luar biasa terjadi di dalam area Ragunan, baru keluar parkiran saja sudah tidak bergerak, berjalan pun hanya sekedar jalan paling-paling 1-2 meter, terus berlangsung sampai keluar gerbang pintu Selatan Aa pun sampai Sholat di kendaraan 😀 , ternyata yang lebih parahnya lagi setelah keluar gerbang selatan ragunan, menuju jalan Sagu, kemacetan yang sangat luar binasa terjadi kembali, dan sangat puannnjaaangg….ketemu 2x pintu keluar masuk ragunan dan itu pun membuat kemacetan parah, petugas yang mengatur tidak ada, kalau di dalam ragunan sempat ada beberapa polisi, tapi di luar sudah tidak ada sehingga semuanya harus sabar dengan kemacetan, hingga akhirnya kami tembus keluar jalan Simaptupang jam 21.30 WIB banyangkan kawan-kwan dari ragunan jam 11.30 sampai simatupang am 21.30 benar-benar horor.

Mampir dahulu ke SPBU tidak jauh dari setelah keluar jalan cilandak, untuk isi bbm dan beristirahat sejenak, lalu melanjutkan kembali ke rumah mengantar ortu dahulu baru ke rumah Aa sendiri, kira-kira sampai Cadas Sepatan jam 23.00 WIB, benar-benar horor bukan 😀 .

Semoga bermanfaat, jangan kapok ya…tapi kapok aja dah 😆 dan feeling Aa memang benar bakalan macet dan memang benar , sungguh wisata kendaraan yang ajib :mrgreen: pulang jam 11.30 sampai rumah jam 23.00 11jam lebih sodara-sodara. Masih penasaran ajak orang tua ke tempat yang nyaman, barangkali di hari-hari berikutnya Insya Allah.

Wassalamu’alaikum

Aa Ikhwan