Assalamu’alaikum

boncenger1

Aa dulu pernah menulis artikel tentang rider dan boncenger yang bisa kawan-kawan baca di sini , nah barangkali kawan-kawan yang sering berboncengan naik kendaraan kadangkala sang boncenger menegur kita, atau menyuruh kita sabar saat di jalan ketika ketemu hal-hal yang bikin emosi (jadi inget semalam :mrgreen: ).

Aa sendiri pun pernah mengalami hal seperti itu, yang kadang kesal dengan tingkah laku pengendara lain yang sruntulan gak jelas dan membahayakan yang kadang memancing emosi Aa, tapi biasanya selalu didinginkan oleh si boncenger, nah tapi bagaimana ketika si boncenger berubah menjadi ridernya ?

Beberapa waktu lalu istri Aa cerita tentang biker yang klakson-klakson karena istri Aa jalannya agak pelan di mana memang menurut istri Aa di depan itu ada genangan air dan ada orang lain di pinggir plus pengendara sepeda yang bila motor jalannya kencang kemungkinan akan terciprat air tersebut, nah pengendara yang di belakang tersebut memprovokasi istri Aa dengan membunyikan klakson.

Istri Aa hanya melihat (baca : menengok) ke arah si pengendara tersebut yang memang melewati istri Aa, dan tentunya kekesalan serta unek-unek pun pasti ada :mrgreen: , hmmm yang biasanya jadi boncenger pun biasanya akan berbeda ketika posisinya sebagai rider :mrgreen:.

Bagaimana dengan kawan-kawan nih pengalamannya monggo dishare πŸ˜€

Semoga bermanfaat

Wassalam

Aa Ikhwan