Aksi Touring di Perumahan

Assalamu’alaykum

safety-rider_new52

Beberapa waktu yang lalu siang hari di wilayah perumahan, Aa sempat berpapasan dengan rombongan 3 orang anak club motor yang berjalan beriringan dengan sesekali menggeber knalpot dan bunyi sirine yang disinyalir mungkin biar dikasih lewat :mrgreen: .

Tapi Aa merasa aneh aja, cuma 3 orang dan ingin lancar jaya di jalanan dengan memberikan beberapa kode layaknya orang yang sedang touring :mrgreen: , kadang diselingi dengan memepet kendaraan sambil menurunkan kaki layaknya sembalap motogp, masalahnya ini wilayah perumahan yang cukup padat lalu lalang kendaraan dua arah dan tanpa pembatas jalan sehingga memungkinkan kendaraan untuk saling salip.

Dulu pun pernah ketemu anggota club motor di sekitar wilayah yang sama hanya saja kejadiannya malam hari, saat padat-padatnya kendaraan (malam minggu kalo gak salah), ada beberapa biker cuma 2 atau 3 kendaraan dengan menggunakan tongkat sakti meminta jalan dengan lagi-lagi memepet kendaraan lalu menjulurkan lidahnya kakinya mungkin agar jangan didahului.

Sempat Aa tegor, “mau ke mana buru2?” mereka bilang “ke depan bang pulang”,.. Aa sempat berada di belakangnya ternyata mereka belok ke jalan/gang perumahan dan memang sepertinya mau arah pulang ke rumah,.. tapi kok sampe segitunya ya :mrgreen: .

Semoga bermanfaat, dan monggo dishare pengalaman kawan-kawan bertemu anak club motor :D, tambahan nih mungkin ada kawan-kawan anak club giaman sih seharusnya di jalan itu apalagi kalau rombongan ? silahkan dijelaskan dengan bijak 😀

Wassalam

Aa Ikhwan

64 thoughts on “Aksi Touring di Perumahan

    1. lah itu dia,.. padhal banyak kendaraan lalu lalang 2 jalur dan banyak yang hilir mudik menyeberang jalan, ada angkot ngetem dll..kan mesti berbagi 😀

          1. udah gaya2 turing gataunya masuk gang pulang kerumah, kayanya sih udah pengen pup jadi buru2 pulangnya…. harap maklum a…..

  1. Kalo turun kaki pas turing gunanya kasih tahu rombongan belakang bahwa ada lobang / jalan rusak… Ato bahaya lainnya di depan CMIIW

  2. Tujuan turing itu biasanya untuk menikmati perjalanan, membuka wawasan, menjalin persahabatan, bukan untuk menunjukkan kearogansian dan kesewenang-wenangan. Kalau rombongan turing yang tidak memberi jalan pengendara lain untuk mendahuluinya itu juga reseh, pernah ketemu yang seperti itu biasanya motor berkubikasi kecil. Kalau yang berkubikasi besar cenderung arogan. Kalau yang berkubikasi kecil trus arogan kayaknya ini yang kebangetan.

  3. ane aja pernah turing +- 25 motor gak pake pentungan dan aba-aba apapun. jalan juga gak jejer 2, tapi tetep berbanjar 1. alhasil panjaaang banget, tapi gak masalah kok, orang lain yg pengin nyalip juga gak dilarang masuk ke barisan peturing, sama-sama pemakai jalan.

  4. Over Akting ….. Dia pikir cuma dia yg biker ….. Pendalamanya tentang road safety riding sangat dangkal …. Apapun teorinya pada prakteknya tentu menyesuaikan diri dng kondisi dan situasi di lapangan …..

  5. Baru ngalamin tadi siang, mobil saya diklakson-klakson bak orang budeg, diminta minggir ke kiri karena mereka mau nyalip. Padahal sebelah kiri (jalur motor) kosong. Lhaaahh, kenapa nggak lewat dari kiri? BT banget deh pokoknya.

  6. lebih baik’a mau touring atau tidak kalo kita semua saling respect sesama pengguna jalan..bukan’a lebih baik ya dan tidak menimbulkan masalah

  7. itulah yang katanya CLUB.
    Tapi kelakuannya GENG MOTOR.

    semarang – Jogja atau kebumen – Jogja sering seperti itu.

Leave a Reply