Assalamu’alaykum

542946_4447939367895_442278462_n

Kalimat judul di atas itu diucapkan oleh seorang bapak yang memang terkadang berjumpa dengan Aa saat beristirahat (Sholat Magrib, Red) di SPBU Shell grogol, karena memang Aa sedang mencoba pulang cepat dari kantor yang sudah tentu akan sholat maghrib di “jalan”.

Saat berbincang-bincang, Aa pun bertanya kepada si bapak “pulang ke Tangerang Pak ?” kebetulan Aa melihat plat nomornya wilayah Tangerang :D, beliau menjawab iya pak ke Cipondoh, yang lalu disertai dengan uraian cerita tentang kerjaan di Jakarta yang menurutnya masih atau paling pas ya numpak motor :D, kalau naik angkutan umum selain susah jalan kalau sudah macet pun biaya yang dikeluarkan cukup besar ujar si bapak.

Kalau dipikir-pikir memang ada benarnya juga dan memang Aa akui karena memang sehari-hari Aa pun kerja numpak motor :mrgreen: , bahkan kawan Aa pun sempat berujar kalau kerja di Jakarta naik mobil malah stress kata dia, mungkin juga enggak bagi sebagian yang lain yang enjoy πŸ˜€ , begitu pula dengan yang menggunakan motor seperti Aa, enjoy aja menikmati macet, dan banjir :mrgreen:.

Sampai saat ini pun Aa belum pernah sekalipun mencoba angkutan umum ke kantor di Sunter, dan kalau ada problem dengan si merah Aa pun tetap gak naik kendaraan umum tapi menggantinya dengan tunggangan yang lain entah si ijo atau si hitam jadi tetap intinya motor lagi :mrgreen:.

si Ijo
si Ijo
Si Hitam
Si Hitam

Untuk saat ini memang kendaraan roda dua (motor), memang masih pilihan pas untuk sebagian besar warga di Jabodetabek untuk mencari nafkah :D.

Semoga bermanfaat, yang pasti kalau sering berkendara dengan motor mesti selalu jaga kesehatan, kalau gak malah bisa membahayakan diri dan ujung2nya malah ongkos berobat pun besar :D.

Wassalam

Aa Ikhwan